Friday, 8 March 2019

NIlai Gw Belom Bagus

    Nilai bukan patokan bagi sebuah kesuksesan dalam hidup. Tapi dapat menentukan kelulusan anda di sebuah lembaga pendidikan. Benar tidak? Ya, sangat benar sekali. Semua mahasiswa ataupun pelajar sangat ketakutan ketika saat melihat nilainya. bahkan ada yang tidak mau untuk melihatnya. Mungkin karena dia malu atas nilai nya yang belum bagus. Atau dia tidak ingin memberi tahu temannya.
   Saat melihat nilai yang bagus,Wajah yang sangat cemberut ketika ketakutan berubah menjadi riang gembira tiada tara. Seakan-akan semua orang harus tahu untuk nilainya. Hati senang bahkan segera untuk mengabari orang tua atau sahabatnya atau siapapun. Karena dia ingin memberikan kebahagiaanmya bukan untuk dirinya saja. Tapi dia ingin membagi kebahagiaan ini untuk orang lain.
    Mentraktir atau membuat acara syukuran terhadap teman-temannya, itu sudah hal biasa dikalangan mahasiswa. Walaupun dia harus melihat kembali isi dompetnya. Tidak mungkin dompet yang berisi uang untuk makan bertiga tapi dia ajak 10 orang. Pulang dari makan langsung tekor. hahaha
    Bagi gw nilai yang bagus itu biasa aja dalam hidup gw. Karena itu hal biasa dan emang sepatutnya bagi dia. Itulah reward bagi dia yang mau belajar selama dia belajar. Dan betapa sungguh-sungguh nya dia. Tidak mungkinkan memberikan reward kepada orang yang tidak belajar? Otomatis reward nya jelek.
    Iya memang ada orang yang tidak pernah belajar mendapat nilai bagus. Mungkin kita tidak tahu kapan dia belajar. Walaupun secara tampaknya dia tidak pernah belajar. Kebanyakan orang seperti ini medapatkan daya tangkap yang cepat sehingga dapat mempengaruhi nilainya nanti.
    Gw mau ngasih tahu aja. SMA kelas 11 gw mendapatkan ranking 1. Menjadi orang yang paling the best di kelas. Sesuatu yang semua orang inginkan. Ketika gw ambil raport langsung di kantor guru dikarenakan gw telat. Gw kaget pada saat itu. Iya tapi gw dan ortu gw biasa aja. Karena bukan itu harapan ortu gw. Pada saat dirumah ortu gw tidak berkomentar apa apa. dan perlakuan ini memang sudah sering dilakukan oleh ortu gw dari sd. Seakan hal biasa.
    Dan bagaimana ketika lu melihat nilai lu jelek atau belom baik. Wajah menjadi masam sesudah melihat nilai lu jelek. menjadi murung, dan pendiam. Atau lu stres karena terlalu memikirkan nilai lu itu, dan menjadi gilaLu akan terpukul terhadapa diri lu sendiri? Galau kenapa nilai lu jelek? Dan bahkan lu gak mau semua orang tahu terhadap nilai lu. Karena lu juga tidak mau semua orang menghina lu karena nilai lu yang jelek. Dan takut hinaan bodoh terhadapa diri lu.
    Kalau udah seperti itu mau disalahkan siapa? Iya salahkan diri lu sendiri. Kemana aja lu gak belajar? jangan salahkan orang lain. Atau lu iri dia tidak pernah belajar tapi ko nilai nya bagus dari gw? Ingat! Dia mempunyai jam waktu tertentu untuk belajar. Dan lu tidak tahu kapan dia belajar. Atau memang otak kita yang sedikit lambat untuk memahami sebuah pelajaran. Jadi lu gak usah khawatir. Karena itu bukan akhir dari hidup anda dan bukan akhir dari kegagalan dari lembaga pendidikan yang anda tempati. 
    Gw mau ngasih tahu lagi. Untuk semester ini gw dapat nilai yang belum bagus. Gw terpukul, galau, pundung, murung, dan lain-lain. Tapi gw kasih tahu semua orang kalau nilai gw belom bagus. Kenapa? Karena gw gak mau nilai bagus dan jelek ada perbedaan. Gw harus bangkit. Gak bisa gw berdiam diri. Jalan gw masih panjang, begitu juga jalan lu. Dan gw harus terus belajar. 
    Terakhir, nilai lu bagus atau belum bagus bukan patokan kesuksesan lu. Tetapi nilai itu menjadi acuan lu untuk mencapai peluang kesuksesan. Hasil nilai lu sekarang hanya dapat dinilai oleh guru lu. Tetapi kehidupan nanti semua orang dapat menilai lu termasuk diri lu. 
x

No comments:

Post a Comment