Monday, 25 March 2019

Gw Ingin Pindah Kuliah

    Terkadang kemauan untuk melanjutkan kuliah atau tidak itu ketika dia berada di SMA. Disitulah kita suka bimbang mau kemana nanti setelah lulus. Antara mau kerja kuliah, kerja, nikah, atau apapun itu. Iya mayoritas anak SMA/MA menginginkan untuk kuliah. Mayoritas anak SMK ingin kerja. Ada anak pondok pesantren bertekad untuk nikah. Dan ada orang yang putus sekolah lebih memilih untuk berjualan.
    Pada kesempatan ini saya akan membahas tentang kuliah, anggap saja mereka ingin melanjutkan di kuliah. Ada yang mau jadi ini lah dan itu terkadang dari kuliah. Bahkan ada saja yang jurusan di SMA nya apa dan ketika dikuliah nya apa lalu cita-cita nya apa.
    Tidak salah, karena mungkin saja ketika dalam perjalanan masa pembelajaran, dia mempelajari hal lain. Seperti di SMA dia berlajar di jurusan ipa ketika di kuliah dia ada di jurusan agama. Mungkin saja dia di sma suka ikut pengajian. Hal seperti ini banyak sekali dan bukan hal yang aneh untuk di zaman now ini
    Bagi yang ingin kuliah atau sedang kuliah. Pikirkan dari sekarang, lanjutkan atau merubah stir. Tapi jangan asal mengambil alih tindakan. Karena itu akan bertaruh pada hidup anda sendiri. Yang menentukan kehidupan anda bukan orang lain tapi diri anda sendiri.
    Anda suka cerita kepada kerabat terdekat terhadap kuliah atau universitas yang sedang anda tekuni. Mintalah pendapat mereka, saling bertukar pikiran lah. Agar anda juga tidak salah ketika berada di universitas tersebut.
    Jika anda yakin terhadap kuliahan anda. Lanjutkan! Buktikan kepada dunia bahwa anda akan memeberikan yang bermanfaat kepada dunia.
    Jikalau memang anda berhenti dijalan karena suatu hal. Buang lah yang menggangu itu. Buang kotoran itu semua. Agar tidak mengganggu masa depan anda.
    Terus fokus satu titik. Jangan anda melemahkan titik anda. Jadikan titik itu terbuka lebar agar anda bisa membuka mata terhadap dunia lebih luas. Karena anda jurusan kuliah kedokteran belom tentu jadi dokter. Atau di arsitek belom tentu jadi arsitektur. Atau jurusan agama apakah jadi ustadz? Enggak juga donk. Zaman sudah berubah,
    Sekarang sudah mulai zaman nya digital. Kalau anda tidak membuka mata. Anda akan tertinggal bung. Anda akan ketinggalan zaman. Orang-orang gak akan melihat anda. Omongan tidak akan dihargai coy.
    Silahkan anda kuliah di tempat yang anda suka. Dan ingat juga tuhan akan memberikan terbaik buat kita sendiri. Sebaik apapun rencana kita, akan kalah dengan rencana tuhan. begitu juga sebaliknya. Mungkin terjadi pada diri anda sendiri.
    Masih galau terhadap kuliah yang anda ambil? Mulai dari sekarang lakukan perubahan, terutama untuk diri anda sendiri. Karena bagaimana anda bisa merubah orang lain sedangkan diri anda saja belom bisa berubah.
    Halah penulis cuma bisa nulis doank, motivator cuma ngomong doang atau siapapun kah itu. Ambillah perkataan yang baiknya.
    Oke terima kasih telah baca tulisan saya. Terus berjuang terhdapa jurusan yang anda ambil.
SALAM MAHASISWA! YUHU

Sunday, 17 March 2019

Penyebab Galau Mahasiswa

            Beberapa hari yang lalu gw galau. Tidak tahu apa yang harus gw lakukan. Hidup seakan-akan hampa begitu saja. Tidak ada tujuan yang harus ditempuh pada saat itu. Bingung, gundah gulana. kemana kah jalan yang akan ditempuh. Gak tahu harus bagaimana. Hanya diam bagaikan orang yang tidak tahu arah.
            Hanya diam benging begitu saja. mungkin beberapa sebab yang sangat banyak. Tapi gak tahu juga. mungkin kali ini gw akan ngebahas. Apa aja sebab orang yang galau? Tidak perlu riset kemana-mana. Cukup diri gw aja. Karena gw juga sering galau. Tidak gw doank. Bisa aja para pembaca inkmah.blogspot.com .

1. Nilai atau hasil ujian yang tidak memuaskan
            Nilai buruk sangat bikin galau. Semua hilang tanpa harapan. Seakan sia-sia begitu saja. Tidak sama hasil dengan usaha. Padahal sudah sangat serius dan meluangkan waktu belajar. Tetapi hasilnya tidak puas. Darisini lah pikiran mulai bercabang atau akan terhenti untuk memikirkan nilai yang tidak puas. Galau terhadapa ini semua.
            Tiba-tiba mendengar perkataan Om Deddy Corbuzier "Kuliah tidak menjamin anda sukses tapi membuka peluang". Iya sangat benar perkataan tersebut tidak ada yang salah. Dan dari situ bukan pertanda anda harus putus kuliah. Bukan pertanda harus pindah jurusan atau apalah. Tapi disinilah lu harus belajar lagi.
            Mari kita samakan nilai yang buruk itu seperti kerugian anda dalam bisnis. Iya anda gagal. apabila anda gagal dalam bisnis, apa yang anda lakukan? Diam? Mencari jalan keluar? Atau menghalalkan segala cara? Iya begtiu juga nilai anda. Anda sudah tahu harus apa yang anda lakukan!

2. Ekonomi
            Ekonomi adalah masalah dalam sebagian mahasiswa. Apalagi mempunyai latar belakang yang kurang mampu. Yang mana harus memikirkan uang spp, uang kost/rumah, makan, ongkos dan lain-lain. Pemikiran akan terganggu. Karena tidak hanya kuliah, dia harus bekerja juga untuk memenuhi itu semua. Dan akan mengganggu ketika kebutuhan banyak tapi pemasukan dari kerjaan. Dan sehingga kerja terus menerus sehingga melalaikan kuliah dan akan berimbas kepada nilai.
            Sebab ini sangat menggangu pikiran. Dan akan galau hanya memikirkan itu semua. Guru gw pernah ngomong. Lu kalau ada masalah, jangan dipikirin. Tapi, lakukan! Itu lah jalan yang tepat. Saran dari gw coba lah cari beasiswa, walaupun gw belom dapat ya. Atau lu kerja tapi lu harus belajar juga. Jangan lu kerja tapi gak belajar. Atau cobalah ceritakan tentang masalah ini kepada tuhan anda kemudian emang anda terlalu memikirkan kerjaan sehingga tak ada waktu untuk kuliah dan anda dipanggil. Maka katakanlah sejujurnya. Orang itu akan mengerti.

            2 sebab itu lah yang membuat galau. Walaupun masih ada sebab galau. Terimakasih para pembaca inkmah (Inspirasi Kehidupan Mahasiswa), dan komen apa yang membuat anda galau. Now, keep smile every time and do what you can.

Friday, 8 March 2019

NIlai Gw Belom Bagus

    Nilai bukan patokan bagi sebuah kesuksesan dalam hidup. Tapi dapat menentukan kelulusan anda di sebuah lembaga pendidikan. Benar tidak? Ya, sangat benar sekali. Semua mahasiswa ataupun pelajar sangat ketakutan ketika saat melihat nilainya. bahkan ada yang tidak mau untuk melihatnya. Mungkin karena dia malu atas nilai nya yang belum bagus. Atau dia tidak ingin memberi tahu temannya.
   Saat melihat nilai yang bagus,Wajah yang sangat cemberut ketika ketakutan berubah menjadi riang gembira tiada tara. Seakan-akan semua orang harus tahu untuk nilainya. Hati senang bahkan segera untuk mengabari orang tua atau sahabatnya atau siapapun. Karena dia ingin memberikan kebahagiaanmya bukan untuk dirinya saja. Tapi dia ingin membagi kebahagiaan ini untuk orang lain.
    Mentraktir atau membuat acara syukuran terhadap teman-temannya, itu sudah hal biasa dikalangan mahasiswa. Walaupun dia harus melihat kembali isi dompetnya. Tidak mungkin dompet yang berisi uang untuk makan bertiga tapi dia ajak 10 orang. Pulang dari makan langsung tekor. hahaha
    Bagi gw nilai yang bagus itu biasa aja dalam hidup gw. Karena itu hal biasa dan emang sepatutnya bagi dia. Itulah reward bagi dia yang mau belajar selama dia belajar. Dan betapa sungguh-sungguh nya dia. Tidak mungkinkan memberikan reward kepada orang yang tidak belajar? Otomatis reward nya jelek.
    Iya memang ada orang yang tidak pernah belajar mendapat nilai bagus. Mungkin kita tidak tahu kapan dia belajar. Walaupun secara tampaknya dia tidak pernah belajar. Kebanyakan orang seperti ini medapatkan daya tangkap yang cepat sehingga dapat mempengaruhi nilainya nanti.
    Gw mau ngasih tahu aja. SMA kelas 11 gw mendapatkan ranking 1. Menjadi orang yang paling the best di kelas. Sesuatu yang semua orang inginkan. Ketika gw ambil raport langsung di kantor guru dikarenakan gw telat. Gw kaget pada saat itu. Iya tapi gw dan ortu gw biasa aja. Karena bukan itu harapan ortu gw. Pada saat dirumah ortu gw tidak berkomentar apa apa. dan perlakuan ini memang sudah sering dilakukan oleh ortu gw dari sd. Seakan hal biasa.
    Dan bagaimana ketika lu melihat nilai lu jelek atau belom baik. Wajah menjadi masam sesudah melihat nilai lu jelek. menjadi murung, dan pendiam. Atau lu stres karena terlalu memikirkan nilai lu itu, dan menjadi gilaLu akan terpukul terhadapa diri lu sendiri? Galau kenapa nilai lu jelek? Dan bahkan lu gak mau semua orang tahu terhadap nilai lu. Karena lu juga tidak mau semua orang menghina lu karena nilai lu yang jelek. Dan takut hinaan bodoh terhadapa diri lu.
    Kalau udah seperti itu mau disalahkan siapa? Iya salahkan diri lu sendiri. Kemana aja lu gak belajar? jangan salahkan orang lain. Atau lu iri dia tidak pernah belajar tapi ko nilai nya bagus dari gw? Ingat! Dia mempunyai jam waktu tertentu untuk belajar. Dan lu tidak tahu kapan dia belajar. Atau memang otak kita yang sedikit lambat untuk memahami sebuah pelajaran. Jadi lu gak usah khawatir. Karena itu bukan akhir dari hidup anda dan bukan akhir dari kegagalan dari lembaga pendidikan yang anda tempati. 
    Gw mau ngasih tahu lagi. Untuk semester ini gw dapat nilai yang belum bagus. Gw terpukul, galau, pundung, murung, dan lain-lain. Tapi gw kasih tahu semua orang kalau nilai gw belom bagus. Kenapa? Karena gw gak mau nilai bagus dan jelek ada perbedaan. Gw harus bangkit. Gak bisa gw berdiam diri. Jalan gw masih panjang, begitu juga jalan lu. Dan gw harus terus belajar. 
    Terakhir, nilai lu bagus atau belum bagus bukan patokan kesuksesan lu. Tetapi nilai itu menjadi acuan lu untuk mencapai peluang kesuksesan. Hasil nilai lu sekarang hanya dapat dinilai oleh guru lu. Tetapi kehidupan nanti semua orang dapat menilai lu termasuk diri lu. 
x